ARTIKEL

Mengenal PCOS: Langkah Awal Menjaga Kesimbangan Hormonal Wanita

05/02/2026 dot Baca 3 menit
 
Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) biasanya muncul setelah masa pubertas dan dapat berpengaruh pada kesuburan hingga metabolisme wanita. Penyebab pasti PCOS belum sepenuhnya diketahui, namun kondisi ini berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon, terutama kadar androgen (hormon pria) yang lebih tinggi dari normal pada wanita.
 
Selain faktor hormon, resistensi insulin dan riwayat keluarga dengan PCOS juga dapat meningkatkan risikonya. Semakin cepat gejalanya dikenali, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

 

Gejala PCOS

1. Siklus Menstruasi Tidak Teratur
PCOS sering membuat haid jarang datang, terlalu lama, atau sepenuhnya terhenti. Hal ini dipicu ketidakseimbangan hormon yang mengganggu ovulasi.
 
2. Timbul Jerawat yang Sulit Diatasi
Kadar hormon androgen yang tinggi memicu produksi minyak berlebih di kulit. Akibatnya, jerawat lebih mudah muncul dan sulit hilang meski sudah perawatan.
 
3. Pertumbuhan Rambut Berlebih
Hormon androgen berlebih juga bisa menyebabkan hirsutisme, yaitu tumbuhnya rambut kasar di area wajah, dada, atau punggung. Kondisi ini cukup mengganggu secara fisik maupun emosional.
 
4. Rambut Rontok
Sebaliknya, kadar hormon yang tidak seimbang dapat melemahkan folikel rambut di kepala. Inilah sebabnya beberapa penderita PCOS mengalami penipisan atau kerontokan rambut.
 
5. Obesitas
PCOS sering berkaitan dengan resistensi insulin, sehingga tubuh lebih mudah menyimpan lemak. Kenaikan berat badan ini bisa memperparah ketidakseimbangan hormon.
 
6. Kulit Lebih Gelap di Lipatan Tubuh
PCOS bisa membuat kulit di area lipatan seperti leher, ketiak, atau selangkangan terlihat lebih gelap. Kondisi ini biasanya berkaitan dengan perubahan hormon dan kadar gula dalam tubuh.
 
7. Muncul Kista di Ovarium
Kista kecil dapat terbentuk karena sel telur yang tidak matang terjebak di ovarium. Meski tidak selalu berbahaya, kista ini bisa mengganggu kesuburan.
 

Penanganan PCOS

Mengenali gejala PCOS sejak dini memberi kesempatan untuk melakukan penanganan yang lebih tepat, baik melalui perubahan gaya hidup sampai perawatan medis.
 
1. Perubahan Gaya Hidup
Menjaga pola makan seimbang, olahraga rutin, dan mengelola berat badan dapat membantu mengurangi gejala PCOS.
 
2. Obat-obatan
Dokter dapat meresepkan obat untuk mengatur siklus haid, mengurangi jerawat, atau mengontrol pertumbuhan rambut berlebih.
 
3. Obat Kesuburan
Jika ingin hamil, obat khusus dapat digunakan untuk merangsang ovulasi.
 
4. Prosedur Medis Khusus
Dalam kasus tertentu, dokter bisa merekomendasikan tindakan medis seperti laparoskopi ovarium (ovarian drilling) untuk menurunkan kadar hormon androgen dan merangsang ovulasi. Prosedur ini biasanya dipertimbangkan jika perubahan gaya hidup dan obat-obatan belum memberikan hasil optimal.
 
Selain itu, perlindungan kesehatan juga berperan besar dalam memberikan rasa aman dari risiko yang tidak terduga. AIA Vitality hadir dengan perlindungan kesehatan yang didukung oleh program AIA Vitality, membantu kita menjaga gaya hidup sehat sekaligus siap menghadapi berbagai kemungkinan.
 

 

Anda mungkin juga tertarik dengan