Hepatitis sering dianggap sepele karena gejalanya mirip flu biasa. Padahal, penyakit ini bisa merusak hati secara perlahan tanpa kita sadari. Mengenali tandanya sejak dini adalah langkah penting untuk mencegah kerusakan yang lebih serius.
Gejala Awal Hepatitis
Gejala ini muncul 2-6 minggu setelah terinfeksi.
- Demam ringan
- Kelelahan atau cepat lelah tanpa sebab jelas
- Nafsu makan menurun
- Mual dan Muntah
- Nyeri di perut bagian kanan atas (daerah hati)
- Nyeri sendi atau otot
- Sakit kepala
Gejala Lanjutan Hepatitis
Saat fungsi hati mulai terganggu, bisa muncul tanda khas.
- Kulit dan mata menguning (jaundice)
- Urine berwarna gelap seperti teh
- Tinja berwarna pucat atau keabu-abuan
- Perut terasa kembung atau membesar
- Gatal di seluruh tubuh
Cara Menangani Hepatitis
1. Hepatitis A dan E
Biasanya sembuh sendiri tanpa obat khusus. Dokter akan fokus pada istirahat, hidrasi cukup, dan menjaga pola makan agar fungsi hati pulih.
2. Hepatitis B
Jika akut, pasien biasanya hanya perlu perawatan suportif. Tapi bila sudah kronis, dokter bisa memberi obat antivirus seperti entecavir atau tenofovir untuk menekan jumlah virus dan mencegah kerusakan hati lebih lanjut.
3. Hepatitis C
Dapat disembuhkan dengan obat antivirus langsung (DAA) yang dikonsumsi selama 8–12 minggu. Jenis ini paling efektif untuk menghilangkan virus sepenuhnya dari tubuh.
4. Hepatitis D
Penanganannya dilakukan bersamaan dengan terapi hepatitis B, termasuk obat antivirus dan interferon untuk mengontrol infeksi.
Langkah Tepat Menghadapi Risiko Penyakit
Menjaga kesehatan hati membutuhkan keseimbangan antara pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin. Untuk melengkapi langkah pencegahan ini, AIA Vitality hadir sebagai solusi perlindungan modern yang mendukung kesehatan tubuh dan finansial.
Didukung oleh AIA Vitality, kita tetap termotivasi menjalani kebiasaan sehat setiap hari, bahkan mendapatkan reward atas setiap langkah menuju hidup yang lebih baik.
Bagikan