ARTIKEL

Gaya Hidup Sehat Bisa Cegah Hipertensi, Lho!

Ingin Turunkan Risiko Stroke? Lakukan 5 Aktivitas Ini!
Kita sering mendengar tentang penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Namun, yang tidak banyak orang tahu, hipertensi bisa dipicu oleh faktor keturunan, komplikasi penyakit tertentu, dan terutama gaya hidup yang tidak sehat. Itulah pentingnya kita menjaga gaya hidup sehat setiap hari.
 
 
Menurut data dari Kementerian Kesehatan Indonesia, hasil Riset Kesehatan Dasar Nasional (Riskesdas) menunjukkan bahwa tingkat prevalensi hipertensi di Indonesia pada 2018 mencapai 34,1 persen pada orang dewasa. Angka ini cukup tinggi dan kemungkinan fenomenanya seperti gunung es, mengingat banyak orang kurang menyadari kondisi hipertensi yang dialami.
 
Lalu, bagaimana cara mengenali hipertensi? Hipertensi adalah kondisi saat tekanan darah sistolik menunjukkan angka di atas 140 mmHg atau angka diastolik di atas 90 mmHg. Gejala hipertensi lainnya adalah sakit kepala atau pusing, sering merasa mual dan ingin muntah, napas terasa sesak, mimisan, penglihatan memburam atau tampak kabur, dan detak jantung tidak wajar. Jika tekanan darah mencapai lebih dari 120 mmHg, hati-hati karena bisa memicu gejala penyakit lainnya, seperti serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.
 
Oleh karena itulah, perlunya menerapkan gaya hidup sehat dan menghindari kebiasaan buruk. Contoh gaya hidup tak sehat penyebab hipertensi, antara lain kurang olahraga atau kurang aktivitas fisik, terlalu sering mengonsumsi makanan berkadar garam tinggi, mengonsumsi alkohol berlebihan, dan mempunyai kebiasaan merokok. Kurangnya aktivitas fisik atau olahraga bisa memicu obesitas, yang bisa meningkatkan risiko hipertensi.
 
Jika sudah terdeteksi mengalami hipertensi, segeralah mengubah gaya hidup agar lebih sehat dan menghindari gaya hidup buruk. Penerapan gaya hidup sehat bisa memperkecil risiko hipertensi dan mengurangi kemungkinan komplikasi hipertensi pada penyakit lainnya.
 
Berikut cara menerapkan gaya hidup sehat.

Olahraga rutin

Lakukan olahraga secara rutin dengan durasi waktu cukup. Misalnya, olahraga selama 30-60 menit selama 3-4x dalam seminggu. Pilih jenis olahraga yang disukai, seperti jogging, badminton, futsal, basket, bersepeda, line dance atau jenis senam lainnya, dan berenang.  

Menjaga berat badan

Hindari obesitas dengan menjaga berat badan secara konsisten. Perhitungkan jumlah asupan gizi harian dengan cara mengatur jumlah porsi makan, jenis makanan, dan mengonsumsi makanan dengan jam yang teratur. Imbangi dengan olahraga secara rutin.

Bijak memilih makanan

Tidak hanya mengatur jumlah porsi makanan, memilih jenis makanan juga sangat penting untuk membantu mengurangi risiko hipertensi. Hindari terlalu banyak mengonsumsi junk food (goreng-gorengan atau makanan yang berkadar garam tinggi, berkolesterol tinggi, atau banyak mengandung lemak jenuh).
 
Sebaliknya, perbanyak konsumsi sayuran yang dikukus atau direbus. Misalnya, sayur pecel atau gado-gado. Konsumsi buah-buahan yang kaya serat juga tidak boleh ditinggalkan. Misalnya, mangga, pepaya, dan jeruk. 

Hindari rokok

Sebaiknya hindari kebiasaan merokok karena bisa memperbesar risiko hipertensi. Hindari pula area-area atau lingkungan yang sering terpapar rokok karena berada dalam posisi perokok pasif juga bisa memicu sejumlah gangguan kesehatan.

Hindari alkohol berlebihan

Kebiasaan mengonsumsi alkohol berlebihan juga bisa berdampak buruk pada hipertensi. Selain itu, kebiasaan ini juga bisa memicu sejumlah penyakit lainnya seperti gangguan ginjal, diabetes, dan penyakit liver. 

Kelola stres

Tingginya tekanan dalam pekerjaan atau konflik dalam relasi sosial bisa memperburuk kondisi hipertensi. Oleh karena itu, cobalah belajar untuk mengendalikan diri, mengelola stres, dan mengatur emosi. Jika diperlukan, ambil waktu untuk liburan sejenak agar kesehatan mental terjaga.
 
 
Untuk memantau kondisi kesehatan, lakukan medical check up secara berkala. Namun, seringkali dalam menjaga gaya hidup sehat kadang tidak teratur atau tidak konsisten. Inilah yang perlu diperhatikan. Kita perlu menerapkan sikap disiplin pada diri sendiri dan menjaga konsistensi dalam menerapkan gaya hidup sehat.
 
Konsistensi juga diperlukan untuk menjaga diri agar terhindar dari kebiasaan buruk. Jika tanpa sengaja atau terpaksa dihadapkan pada situasi yang bisa mengganggu kesehatan, ingatlah selalu untuk kembali menerapkan gaya hidup sehat setiap hari. 
 
 
 
Referensi:
CDC.gov Prevent High Blood Pressure. [Diakses 8 Desember 2023]
MedlinePlus.gov How to Prevent High Blood Pressure. [Diakses 8 Desember 2023]
Kemkes.go.id Cara Mengatasi Hipertensi. [Diakses 7 Desember 2023]
Klikdokter.com Hipertensi. [Diakses 7 Desember 2023]
Halodoc.com Ini 7 Kebiasaan yang Memicu Darah Tinggi. [Diakses 7 Desember 2023]

Anda mungkin juga tertarik dengan