ARTIKEL

Sering Stres, Awas Kena Penyakit Ini!

Baca 2 menit
Faktor penyebab stres
Good morning exercise
Dari beberapa survei yang dilakukan oleh banyak pihak, terbukti bahwa generasi Z menjadi pihak yang paling sering merasa cemas dan stres. Kenyataan itu tentu akan berdampak pada kondisi fisik seseorang bahkan menyebabkan munculnya berbagai jenis penyakit.
 
Generasi Y dan Z merupakan generasi yang saat ini dalam usia produktif. Mereka memenuhi kantor-kantor dan hasil karyanya terpampang di mana-mana. Namun, pencapaian ini bukan tanpa risiko. Ketatnya persaingan di zaman ini membuat generasi Z menjadi mudah cemas dan stres, dibandingkan generasi Y.
 
Berdasarkan survei yang diadakan oleh Alvara Research pada 2022, terbukti bahwa sebanyak 40 persen responden yang merupakan generasi Z mengaku cukup cemas setiap hari. Survei dari Deloitt menggenapi data tersebut dan menunjukkan bahwa faktor penyebab stres terbesar generasi Z adalah masalah perencanaan keuangan jangka panjang.
 
Hal ini bisa saja berkaitan dengan kondisi generasi Z yang ada di posisi terjepit (generasi sandwich) yang menafkahi orang tua sekaligus keluarga kecilnya.
 
Walau tantangan keuangan dan hal lainnya terasa semakin berat, kita harus pandai-pandai menangani stres yang datang, ya! Mengapa? Karena kadar stres yang tinggi dapat menyebabkan gangguan kesehatan bahkan memicu munculnya penyakit tertentu, lho!
 
Saat stres, tubuh kita akan melepaskan hormon kortisol dan membuat denyut jantung meningkat, pernapasan lebih cepat, otot menegang, dan tekanan darah naik. Makanya, sering kali saat sedang stres kita akan mudah terserang penyakit, seperti flu, gangguan pencernaan, alergi pada kulit, dan lain sebagainya.
 
Sementara itu, stres akut yang berlangsung lama dapat memicu munculnya penyakit kritis. Stres yang tidak tertangani dapat memicu penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak dan meningkatkan peradangan di dalam tubuh. Peradangan inilah yang menjadi cikal bakal beberapa penyakit paling mematikan di dunia seperti penyakit jantung maupun stroke. Perawatan dan penyembuhan penyakit kritis jenis ini bisa mempengaruhi kondisi finansial akibat besarnya biaya yang tidak bisa diprediksi.
 
Stres memang tidak bisa dicegah, tetapi bisa dikendalikan. Yuk, kuasai stress management agar hidup menjadi lebih nyaman!
1. Hindari sumber stres yang tidak perlu. Cek lagi hal yang membuat kita stres selama ini dan eliminasi satu per satu! Ambil kendali untuk hal-hal yang bisa kita kendalikan. Misalnya, kita selalu stres setiap terjebak macet saat berangkat ke kantor. Solusinya, berangkat lebih pagi agar tidak terjebak kemacetan panjang.
2. Beradaptasi dengan sumber stres. Jika sumber stres tidak bisa dikendalikan, saatnya kita yang berubah dengan mengatur ulang ekspektasi. Perfeksionisme menjadi salah satu sumber stres tertinggi. Jadi, atur ulang target sehingga kamu bisa meraihnya dengan lebih mudah.
3. Menerima hal-hal yang tidak bisa diubah. Terimalah bahwa ada hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan, khususnya perilaku orang lain. Bebaskan diri dari energi negatif dengan memaafkan dan moving on
4. Banyak bergerak. Beberapa riset membuktikan kalau memperbanyak aktivitas fisik dan olahraga meningkatkan produksi hormon bahagia. Jadi, yuk, mulai lebih banyak bergerak sekarang juga!
 
Selain menguasai stress management, mumpung masih muda, ada baiknya kita merencanakan proteksi kesehatan sejak dini khususnya dari risiko penyakit kritis yang dapat muncul akibat dari stres akut dan berkepanjangan. AIA Sehat Seratus merupakan salah satu produk asuransi kesehatan unggulan AIA yang memberikan perlindungan terhadap ratusan penyakit kritis dengan berbagai manfaat tambahan. Pelajari lebih lanjut mengenai produk AIA Sehat Seratus di aia.id/Sehat100.
Referensi:
Databoks. “Masalah Keuangan hingga Hubungan Jadi Pemicu Stres Buat Gen Z dan Milenial”. 
Databoks. “Gen Z lebih Banyak Merasa Cemas Dibandung Milenial dan Gen X”. 
Kompas.com. “Stres Dapat Menyebabkan Stroke, Kok Bisa?”. 
Hello Sehat. “Dampak Stres pada Tubuh Anda”. 
Help Guide. “Stress Management: How to Reduce and Relieve Stress”.
AIA Financial. AIA Sehat Seratus. 

Anda mungkin juga tertarik dengan