ARTIKEL

Tanda Dehidrasi dan Cara Mencegahnya

Baca 2 menit
Tanda Dehidrasi
Ingin Turunkan Risiko Stroke? Lakukan 5 Aktivitas Ini!
Cuaca yang panas akibat El Nino belakangan ini bisa memicu dehidrasi jika asupan air minum tidak memadai. Jika dibiarkan, dehidrasi bisa memicu gangguan kesehatan yang serius. Penting bagi kita untuk mengenali ciri dehidrasi dari awal, mengonsumsi air minum yang cukup, dan mencegahnya dengan minum air minum yang cukup.


Pernahkah terpikir mengapa belakangan ini cuaca terasa makin panas? Ternyata, menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hal ini akibat dari pengaruh El Nino. Suhu tinggi dalam fenomena El Nino diperkirakan terjadi dari Agustus hingga Oktober 2023, tetapi bisa juga berlanjut hingga 2024. Menghadapi kondisi panas ini, jika asupan air minum tak cukup, bisa-bisa kita mengalami dehidrasi.
 
Dehidrasi adalah kondisi saat asupan air minum berkurang sementara cairan tubuh banyak keluar, baik dalam bentuk keringat, air seni atau bisa terjadi akibat penyakit tertentu, seperti diare atau bahkan diabetes.
 
Bagaimana cara kita mengenali tanda dehidrasi? Pada bayi dan anak-anak, ciri dehidrasi bisa berupa badan lemas, mudah rewel, dan area sekitar mulut tampak kering. Sementara itu, pada orang dewasa, gejala dehidrasi adalah rasa haus yang teramat sangat, area sekitar mulut tampak kering, kepala pusing, kulit terasa kering, nafas tak sedap, serta cairan urine tampak gelap dan berbau menyengat.
 
Untuk mencegah dehidrasi, kita bisa melakukan berbagai cara berikut.

Disiplin minum air putih

Minum air putih bisa dilakukan saat bangun tidur pagi hari, sebelum dan sesudah makan, sesudah buang air, saat berada di ruangan ber-AC, setelah melakukan aktivitas fisik berat, serta sebelum dan sesudah terpapar cuaca panas terik dalam waktu lama. Jika merasakan gejala dehidrasi seperti bibir kering atau nafas tak sedap, segeralah minum air putih.

Kebiasaan membawa air putih

Biasakan diri membawa air putih dalam botol atau tumbler favorit. Perlu diingat, efektivitas air putih untuk menghidrasi tubuh sulit tergantikan oleh jenis minuman lain. Minuman berkafein seperti teh dan kopi justru bersifat diuretik atau bisa memicu pengeluaran air seni. Jadi, meskipun minum teh atau kopi, ingatlah untuk tetap minum air putih setelahnya.

Konsumsi saat sakit

Cuaca panas dan kondisi tubuh tidak fit bisa membuat tubuh jadi rentan terkena penyakit. Ketika sakit, konsumsi air putih perlu diperbanyak. Sebagai contoh, saat muntah-muntah atau diare, segeralah mengonsumsi air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Begitu pula jika mengalami penyakit serius seperti diabetes, pastikan konsumsi air putih tercukupi.
 
Tidak hanya mengonsumsi air putih, agar risiko dehidrasi di tengah cuaca panas berkurang, kenakanlah perlengkapan pelindung dari cuaca panas juga, seperti topi, jaket anti-UV, atau payung. Perlengkapan ini akan mengurangi paparan sinar matahari langsung ke kulit. Jika kepala terasa pusing ketika berada di bawah terik matahari, carilah tempat untuk berteduh sejenak.
 
Namun, jika kita terlanjur mengalami dehidrasi parah, segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Dalam kondisi seperti ini, mempersiapkan proteksi kesehatan bagi keluarga menjadi sangat penting karena kita tidak pernah tahu kapan akan mengalami gangguan kesehatan. Oleh karena itu, pilih produk asuransi yang tepat sesuai kebutuhan keluarga agar selalu terlindungi dalam kondisi apa pun.
 
 
 
Referensi:
Ciputrahospital.com. Cara Mengatasi Dehidrasi. [diakses 18 September 2023]
CNBCIndonesia.com. BMKG Sebut 7 Daerah Indonesia Terancam Panas Kering Mendidih. [diakses 18 September 2023]
SiloamHospital.com. Apa Itu Dehidrasi? [diakses 18 September 2023]
Halodoc.com. Cuaca Panas, Ini 6 Cara Mencegah Dehidrasi pada Tubuh. [diakses 18 September 2023]
Mayoclinic.org. Dehydration, Symptoms-Causes. [diakses 18 September 2023]
Everydayhealth.com. 6 Unusual Sign of Dehydration. [diakses 18 September 2023]

Anda mungkin juga tertarik dengan