ARTIKEL

Trik Manajemen Keuangan untuk First Jobber

Baca 2 menit
Manajemen Keuangan
Good morning exercise
Para first jobber perlu memahami pengelolaan keuangan dari awal bekerja. Jika tidak membekali diri dengan literasi keuangan sedari awal, kondisi keuangan bisa amburadul. Agar keuangan stabil, kita juga perlu menyiapkan dana darurat dan asuransi agar dapat menghadapi kondisi tak terduga yang bisa datang kapan saja.
 
 
Dapat gaji pertama di pekerjaan pertama, tentunya membuat bahagia. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara mengelolanya?
         
Buat para first jobber, atau yang baru pertama kali kerja, mengelola gaji pertama adalah tantangan tersendiri. Jika tak pandai-pandai atur, bisa-bisa sebelum tengah bulan, gaji sudah ludes. Bahkan, kesulitan keuangan bisa saja terjadi jika jatuh sakit tanpa memiliki asuransi dan dana darurat.
         
Untuk itu, agar keuangan tidak kembang kempis di tanggal tua, mari simak cara kelola keuangan, terutama bagi first jobber.

Tabungan pertama kali

Begitu terima gaji, yang pertama kali kita perlu lakukan justru menabung. Alokasikan dana tabungan sekitar 20-30% dari gaji. Agar tidak mudah dipakai untuk hal-hal yang kurang penting, taruh dana tabungan di rekening khusus. Kita juga bisa membuat tabungan khusus untuk masa pensiun yang disiapkan sedari awal. 

Hitung kebutuhan pribadi

Pehitungkan biaya tempat tinggal jika first jobber tinggal sendiri di apartemen sewa, indekos atau kontrakan. Selain sewa tempat tinggal, hitung pula biaya transportasi dengan rinci, termasuk biaya bensin, tol, parkir, uang elektronik, dan lain-lain.
 
Kebutuhan konsumsi atau makan minum dalam sebulan, belanja pribadi (peralatan mandi, skincare, dan lain-lain), dan komunikasi (pulsa atau kuota data ponsel dan Wi-Fi) juga perlu dicatat. Bagi generasi sandwich, mungkin ada alokasi dana khusus untuk membantu orangtua atau membantu biaya pendidikan adik-adik.
 
Kebutuhan pribadi ini mungkin berbeda-beda di tiap orang. Namun, usahakan agar kebutuhan pribadi tidak melebihi gaji atau sesuai kemampuan. Total pengeluaran untuk kebutuhan pribadi dan tanggungan bisa sekitar 30-50% dari gaji. 

Ambil asuransi

Untuk perlindungan diri dan berjaga-jaga, sangat penting bagi kita mengambil asuransi, khususnya asuransi kesehatan. Manfaat asuransi kesehatan antara lain akan membantu meringankan beban kita ketika mengalami penyakit tertentu atau kecelakaan tak terduga.
         
Barulah setelahnya, kita bisa mempertimbangkan jenis asuransi lain sesuai kebutuhan, misalnya asuransi jiwa atau asuransi kendaraan (jika memiliki kendaraan). Alokasi dana untuk asuransi sebenarnya tergantung dari kebutuhan tiap orang. Kisarannya bisa sekitar 5-10 persen dari gaji.

Dana darurat

Perlu diingat, dana darurat ini tidak sama dengan tabungan dan asuransi. Dana darurat adalah alokasi dana khusus untuk kondisi darurat atau kondisi tidak terduga lainnya. Misalnya, orangtua sakit mendadak atau terjadi pemutusan hubungan kerja karena kondisi perusahaan yang memburuk. Persiapan dana darurat bisa sekitar 10-15% dari gaji tiap bulan. 

Investasi

Jangan salah, investasi juga bisa dimulai dari yang nilainya mulai dari ratusan ribu. Misalnya, reksadana, saham atau emas digital. Dengan Rp 100 ribu, kita bisa mulai berinvestasi kecil-kecilan. Asal dilakukan konsisten per bulan, nilai investasi ini akan meningkat dari waktu ke waktu. Untuk investasi, kita bisa mengalokasikan dana 3-5% tiap bulan dari total pemasukan.
 
Kita juga perlu mencatat jumlah pemasukan dan pengeluaran bulanan. Susunlah laporan keuangan sederhana dengan pembagian alokasi dana sesuai persentase di atas. Dengan begitu, kita akan tahu pos-pos pengeluaran yang prioritas dan pengeluaran yang tidak efektif. Evaluasilah pengelolaan keuangan ini jika pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan. Selain mengelola keuangan dengan tepat, kita perlu disiplin dan tidak mudah tergoda untuk memakai uang untuk hal-hal yang kurang penting.
 
Inilah pentingnya bagi first jobber untuk memiliki literasi keuangan sedari awal berkarier agar kondisi keuangan stabil dan terhindar risiko kesulitan keuangan di masa mendatang. 
 
 
Referensi:
Kompas.com. Tips Mengelola Keuangan untuk First Jobber. [Diakses 24 September 2023]
OJK.go.id. Dana Darurat? Wajib Tahu dan Wajib Punya. [Diakses 24 September 2023]
CNBCIndonesia.com. Dana Darurat Ideal Itu Segini, Waspada Kalau Belum Punya. [Diakses 24 September 2023]
DJKN.Kemenkeu.go.id. Mari Persiapkan Dana Darurat. [Diakses 24 September 2023]

Anda mungkin juga tertarik dengan