Sakit Punggung Saat WFH: Gimana Cara Mengatasinya?

Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Postur tubuh yang kurang baik saat work from home, bisa mengakibatkan sakit punggung hingga penyakit lain.

hasPublication
false
Article Thumbnail Image
/content/dam/id/images/06-t-sakit-punggung.jpg
Article Image
/content/dam/id/images/06-sakit-punggung-saat-wfh.jpg
Title
Sakit Punggung Saat WFH: Gimana Cara Mengatasinya?
Description

Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Postur tubuh yang kurang baik saat work from home, bisa mengakibatkan sakit punggung hingga penyakit lain.

Menyambut era new normal yang sepertinya juga masih belum normal-normal banget, memang sudah banyak dari kita yang kembali beraktivitas di kantor. Namun, tidak sedikit juga teman dan saudara kita yang masih bekerja di rumah, atau yang lebih ekstrim lagi, ada pula beberapa kantor yang menjadikan work from home sebagai sesuatu yang permanen. WFH tentunya bukan sebuah hal yang buruk. Namun, selain adanya risiko burnout karena suntuk, penyakit fatal seperti sakit punggung dapat dengan mudah menyerang jika kita tidak memperhatikan postur tubuh kita saat bekerja. Atau mungkin, kamu sudah mulai merasakannya?

Bekerja dari rumah dengan space yang cenderung kecil tentunya membatasi ruang gerak kita. Kebiasaan duduk yang terlalu lama apalagi dengan posisi membungkuk dapat meningkatkan berbagai macam risiko kesehatan.

Secara natural, kita juga cenderung lebih sedikit bergerak daripada sebelumnya karena WFH. Yang dulunya target 10.000 langkah per hari yang bisa dicicil sebagai bagian dari commuting ke kantor, sekarang mungkin keluar rumah hanya kalau ada perlunya saja. Gimana ya, caranya menghindari dan mengatasi sakit punggung?

 

First things first. Ada sebutannya gak sih?

Sakit punggung atau back pain bukanlah suatu penyakit yang tergolong asing lagi. Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke, sakit punggung merupakan gangguan yang paling sering dialami oleh orang-orang, termasuk anak-anak yang masih bersekolah. Mengutip Devon Rubin melalui studi kasusnya, 80% dari populasi dunia akan mengalami gangguan ini pada suatu waktu di hidup mereka. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti usia, genetik, rutinitas olahraga bahkan pekerjaan.

Kasus sakit punggung makin hari makin meningkat selama masa pandemi. Dampak kebiasan-kebiasaan WFH yang telah kunjung menumpuk selama satu tahun lebih seperti kebiasaan menggunakan laptop di sofa, duduk membungkuk berjam-jam tanpa support punggung yang memadai dan menaikkan kaki ke meja atau kursi untuk mendapatkan kenyamanan menjadi satu dari sekian alasan penyebab sakit punggung bisa terjadi.

Dalam sebuah publikasinya, BBC News menyebut fenomena ini sebagai “Lockdown Back Pain”. Bahkan seorang Chiropractor dari New York yang sudah praktik hampir 40 tahun lamanya mengaku bahwa jumlah pasien yang datang ke kliniknya selama pandemi melebihi dari jumlah kasus yang sebelumnya pernah ia tangani.

Namun tenang dulu! Kabar baiknya, sakit punggung yang kamu alami dapat dilawan dengan mengubah kebiasaan kecil sehari-hari seperti posisi duduk yang mengganggu kesehatan.

Jangan sampai hal ini mengganggu masa depanmu dan keluarga. Yuk, ciptakan suasana kerja yang baik agar kamu dapat terhindar dari back pain!

 

Jangan mager!

Tubuh kita diperuntukkan untuk bergerak. Ya, jangan malas gerak! Tidak hanya pada punggung, duduk terlalu lama di satu posisi dapat berdampak pada bagian tubuh lainnya. Tahukah kamu kalau postur tubuh yang buruk juga menjadi salah penyebab masalah kulit seperti jerawat? Hal ini terjadi karena terhalangnya sistem limfatik di wajah karena posisi duduk bungkuk, mengutip spesialis kulit London yang bernama Alexandra Soveral.

Kamu sebenarnya tidak membutuhkan olahraga excessive setiap saat. Banyak olahraga untuk sakit punggung yang bisa dilakukan dengan praktis. Kadang, yang kamu butuhkan hanyalah berdiri dan bergerak. Naik turun menyusuri tangga walaupun kamu tidak ada keperluan apapun merupakan salah satu contohnya.

Beberapa ahli juga menyarankan untuk melakukan desk exercises ketika kita ingin membenahi postur tubuh. Memang, kadang pekerjaan mengharuskan kita untuk duduk di depan layar untuk waktu yang lama. Tapi, berbagai teknik pergerakan simple seperti leg stretch, sit stretch, bahkan wall press bisa membantu menggerakkan beberapa otot sekaligus dalam waktu yang relatif singkat dan dapat dilakukan pada ruang yang terbatas.

 

Atur jadwal kamu

Jam 8 sudah standby depan laptop untuk balas email dan berbagai paperwork. Lanjut dengan meeting tim jam 9, urus client jam 10, revisi ini-itu sampai jam makan siang. Nggak kerasa 4-5 jam gw di depan laptop. Pas beranjak makan siang pasti deh lower back agak pegal.

Cuplikan morning routine di atas mungkin menjadi keseharian beberapa dari kita pada saat work from home.

Banyak yang mengatakan bahwa WFH seringkali berujung kepada stres yang berlebih karena mereka menanggung beban kerja yang lebih dari biasanya. Tidak heran kalau kita butuh pengingat untuk hal-hal kecil tapi penting seperti bergerak sejenak untuk refreshing.

Set alarm mu agar menyala paling tidak setiap 60 menit sekali. Jika kamu sedang duduk ketika alarm berbunyi, berdirilah. Jika kamu sedang berdiri, it wouldn’t hurt to stretch a little!

Seorang therapist otot dan sendi yang bernama Leanne Antoine mengatakan bahwa yang terpenting adalah untuk membuat rutinitas yang sesuai dengan kesiapanmu. Jangan sampai kamu membuat jadwal yang hanya bekerja sesaat. Balik lagi, semua hal baru butuh konsistensi untuk membuahkan hasil yang meaningful.

 

Pastikan workspace rapi

Tidak, kamu tidak perlu set koleksi IKEA yang baru launch bulan lalu untuk mendapatkan postur yang bagus. Dan juga, kamu tidak perlu membuat appointment untuk sesi terapi yang bakal membuat budget bengkak (inbound link ke artikel Belanja Bulanan).

Memakai bantal tambahan untuk support punggung bagian bawah, menaikkan layar laptop agar sejajar dengan mata, bahkan membereskan meja mu agar kamu memiliki ruang untuk meletakkan kedua siku di atas meja menjadi salah satu contohnya.

Kamu pun bisa memilih untuk bekerja menggunakan standing desks agar jarak antara kamu dan layarmu bisa tetap terjaga. Apapun pilihanmu, yang penting tujuan utamanya adalah untuk membenahi postur pada saat kamu bekerja.

Jadi, itulah berbagai hal yang bisa kamu lakukan pada saat WFH agar terhindar dari sakit punggung. Percaya deh, sakit punggung itu nggak enak! Pastikan diri kamu terlindungi dari back pain dengan memulai kebiasaan hidup #BerawalDariSehat. Dapatkan juga berbagai perlindungan tambahan dari AIA agar kamu dapat terhindar dari berbagai hal yang tidak terduga. Klik berawaldarisehat.aia.co.id atau buka layanan Gosure di aplikasi Gojek untuk informasi lebih lanjut dan pembelian langsung!

Publish Date
2021-09-23 14:40
Tags
aia-id-bds:move-well
SEO Article Description